Beranda > Sejarah > Kapan Kita Menjadi Bangsa Besar

Kapan Kita Menjadi Bangsa Besar

Kapankah kita menjadi bangsa besar ?

Pertanyaan tersebut akan mengusik nurani kita sebagai anak bangsa. benarkah kita sekarang ini bukan bangsa besar ? yang Seperti apa sih bangsa besar itu.

Bangsa besar adalah bangsa yang menghargai sejarahnya, kata Bung karno, sebagai founding father bangsa ini. Dalam bahasa yang lain kata Bung Karno “JAS MERAH Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah”

Benarkah kita bangsa besar ? Jika ukurannya adalah Sejarah/ perjalanan sejarah/ pengalaman sejarah , maka syarat kita sebagai bangsa besar sudah terpenuhi. Hal ini disebabkan bangsa ini telah memiliki catatan perjalanan sejarah yang panjang, dari sejak Kerajaan Kutai (abad 4) di kalimantan Timur hingga kerajaan Mataram Islam (abad 17) di Pulau Jawa.

Pada kurun waktu tersebut, sebagai bangsa telah mengenyam apa artinya sebuah kemerdekaan sebagai bangsa. Dengan kemerdekaan yang dimiliki, pada kurun ini telah pula melewati suatu masa yang dikenal sebagai “Jaman Kejayaan”. Paling tidak, kejayaan-kejayaan tersebut telah melahirkan dan menghadirkan Candi Mendut, Prambanan, Borobudur di Jawa Tengah, dan Candi Kidal, Jawi, Singasari di Jawa Timur, serta kemegahan Muara Takus di pulau Sumatera.  Kejayaan itu pula yang melahirkan karya-karya sastra besar, yang hingga sekarang dapat kita baca.

Kejamnya Penjajahan

Penjajahan bangsa Eropa terhadap bangsa ini, dimulai dengan kedatangan bangsa potugis di Maluku (1512), Pedagang Cornelis de Houtman di Banten (1595 & 1596), pendirian   VOC di Batavia (1602), Pendudukan Inggris (1811-1816) , penjajahan langsung oleh pemerintah kerajaan Belanda (1800-1808 dan 1816-1942) serta ditutup oleh pendudukan Jepang (1942-1945) telah melunturkan semangat dan identitas sebagai bangsa merdeka.

Nafsu angkara murka penjajah Eropa benar-benar telah melunturkan identitas kemandirian sebagai bangsa. Penjajahan benar-benar telah merubah bangsa ini yang semula memiliki semangat juang memperjuangkan kejayaan bangsanya, menjadi bangsa yang minder, tidak percaya diri, dan tidak memiliki etos kerja yang mumpuni.

Penjajahan itu pula yang telah melahirkan bangsa ini menjadi bangsa yang sakit. Faktanya sekarang adalah, bangsa ini menjadi bangsa yang terus mengalami kelaparan & kemiskinan padahal ditengah dirinya bergelimpang kekayaan alam yang luar biasa. Padahal Potensi yang dimiliki dan anugrah kekayaan alam inilah yang telah melahirkan bangsa ini dulu pernah mencapai kejayaan.

Jadi kapankah kita akan kembali menjadi bangsa yang besar ? Kalau berkaca kepada sejarah tidak sulit.

1. Kita punya potensi laut yang luar biasa. Laut kita merupakan 2/3 luas wilayah. potensi kekayaan inilah jalan awal menuju kebesaran sebagai bangsa. Sayang sekali kita mempunyai kekayaan alam berupa laut yang potensial, tapi belum mengoptimalkannya. Hanya masalahnya, kapan kita mampu membuat armada perikanan yang mumpuni, kapan kita menguasai pelayaran laut sendiri, kapan kita mampu membuat menyediakan sendiri kapal-kapal niaga sendiri. Kapan pula kita mampu menyediakan dan membuat pelabuhan-pelabuhan internasional yang kompetitif. Kalau kita mampu membuat pelabuhan internasional di pulau Sumatera (Sibolga, Aceh misalnya), insya allah akan ketiban berkah dari ramainya selat Malaka. Kalau kita mampu membuat pelabuhan internasional di Banten, kita akan mengalami seperti masa-masa kerajaan banten, da kita tidak akan menghabiskan banyak uang untuk mengeruk Tanjung Priok. Kalau kita mampu membuat pelabuhan internasional di kawasan timur (Makasar/Papua) insya allah akan ketiban ramainya perdagangan di wilayah Pasifik.

2. Kita punya potensi kekayaan alam (Minyak Bumi dan Batu Bara) yang luar biasa, kapan kita bisa mengeksploitasi sendiri untuk kepentingan sendiri. kalau masalahnya SDM, kenapa SDM kita dibidang ini pada lari ke Petronas di Malaysia, atau ke perusahaan serupa di negara-negara Timur Tengah. Potensi Batu Bara kita luar biasa, kapan kita mengeksploitasi dan memanfaatkannya, atau kalau toh kita mau jual ke pihak luar, kenapa harus dijual ketika masih batu bara mentah.

Masih banyak hal potensi kita yang belum tereksploitasi, dan kesemuanya tidak perlu merendahkan diri sebagai bangsa di depan bangsa lain. Bukankah bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak (dijajah, diperbudak) oleh bangsa lain.

Kapankah kita akan memanfaatkan potensi pantai menjadi sebuah kekuatan bangsa, kapankah kita mampu memanfaatkan gunung berapi (panas bumi) yang luar biasa, kapankah kita mampu memanfaatkan potensi pasir dan biji besi yang luar biasa

Jadi kapankah kita menjadi bangsa besar kembali ?

Kategori:Sejarah
  1. 06/03/2008 pukul 3:58 AM

    Kapan – kapan lah…

  2. tmroffi
    09/09/2008 pukul 9:51 AM

    kita berpotensi seperti India, paling tidak dalam IT seperti disebutkan salah seorang dosen elektro ITB. Mungkin jumlah doktornya aja yang masih kurang, tentu dengan pemupukan semangat cinta saudara, cinta bangsa sedari dini..

  3. shafira battery
    29/09/2008 pukul 2:24 AM

    SHAFIRA BATTERY
    ANDA BUTUH BATTERY KERING (VRLA)
    KAMI MENYEDIAKAN BEBERAPA MERK :

    • PANASONIC (1 Tahun garansi long life battery) )

    • Mr. BOTTORY (1 Tahun garansi long life battery) )

    Battery panasonic 6 vdc 4, 5ah asli Harga: Rp.62.ooo,- (Nego/Qty)
    Bat. panasonic 6vdc 12ah asli Harga: Rp.175.ooo,- (Nego/Qty)
    Bat. panasonic 12vdc 7, 2ah asli Harga: Rp.172.ooo,- (Nego/Qty)
    dan hingga kapasitas 120Ah dengan harga yang murah
    ( Harga Diatas Belum termasuk Ongkos Kirim ),

    PADA SAAT INI KAMI MENGAGENI DI YOGYAKARTA
    TEPATNYA :
    Jl. Kapten Tendean 60A
    Telp : 0274-389839
    Fax : 0274-389838
    HP :0274-9318964 / 081227074784

    Email: shafira_battery@yahoo.co.id

    Harga paling Murah

  4. Alexwebmaster
    03/03/2009 pukul 9:35 AM

    Hello webmaster
    I would like to share with you a link to your site
    write me here preonrelt@mail.ru

  5. 08/09/2014 pukul 4:30 PM

    When I originally left a comment I seem to have clicked the -Notify me
    when new comments are added- checkbox and from now on whenever a comment is added I get
    4 emails with the exact same comment. Perhaps there is an easy method you can remove me from that service?
    Appreciate it!

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: